Potensi Budidaya Ikan Lele di Kediri
POTENSI
BUDIDAYA IKAN LELE
Lokasi : Desa Adan Adan Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri
Profinsi Jawa Timur
Masyarakat Desa Adan-Adan Kecamatan
Gurah Kabupaten Kediri sudah mengenal budidaya pembenihan ikan lele sejak tahun
1998, yang mana sejak saat itu masyarakat banyak yang mencoba usaha budidaya
pembibitan lele, sektor usaha budidaya lele ini dinilai sangat menggiurkan, dan
memberikan banyak keuntungan yang sangat membantu pendapatan ekonomi masyarakat
Desa Adan-Adan, banyak warga desa Adan-Adan memiliki petak-petak kolam lele,
namun usaha ini mengalami pasang surut selain karena masalah permodalan dan
kurangnya sosialisasi tentang sistem budidaya yang baik, para pembudidaya
banyak yang gulung tikar dan akhirnya banyak kolam-kolam yang terbengkalai.
Di desa Adan-Adan ini masyarakat banyak
yang tertarik untuk melakukan budidaya ikan lele baik untuk pekerjaan tetap
ataupun sekedar untuk pekerjaan sampingan atau hiburan. Ikan lele adalah salah
satu jenis ikan konsumsi yang habitat hidupnya ada di air tawar. Ikan lele
memiliki prospek yang bagus sekali dalam dunia bisnis, karena banyak sekali
permintaan akan ikan lele hal ini membuktikan ikan lele sangat diminati oleh
masyarakat dan harga untuk ikan jenis ini tergolong terjangkau dibanding jenis
ikan lainnya. Pembudidayaan ikan lele sangat mudah sekali dilakukan, karena
pada dasarnya ikan lele merupakan jenis ikan yang kuat bertahan hidup walaupun
kolam tidak menggunakan sirkulasi udara, sehingga mudah dan lebih hemat dalam
perawatannya.
Pada umumnya para peternak ikan lele di
Desa Adan – Adan menggunakan kolam permanen dan kolam terpal sebagai media
peternakan. Bisnis ikan lele bisa menjadi alternatif pilihan, karena dinilai memiliki
banyak kelebihan. Beberapa kelebihan dari usaha ini adalah, masa panen yang
relatif kecil,pengelolaan yang mudah serta ikan lele merupakan ika yang mampu
hidup dalam kondisi perairan yang kurang baik sekalipun, tahan terhadap
penyaki, dapat ditebar dengan kepadatan yang tinggi, dan daginya banyak
diminati masyarakat. Berdasarakan kemudahan tersebut maka banyak para
masyarakat yang semakin berminat dalam kegiatan pembudidayaan ikan lele, karena
ikan lele juga memiliki pasarnya tersendiri.
Ikan lele termasuk ikan air tawar dengan
usia panen yang lebih singkat dibandingkan dengan ikan lainnya karena ikan lele
mudah memakan apa yang menjadi santapannya. Banyak pengusaha lele saat ini yang
mulai menggeluti lebih besar lagi karena sangat menguntungkan. Harga jual
perkilonya untuk pembesaran bisa sampai 12 ribu sampai 16 ribu dengan
pembibitan yang relatif lebih murah.
Ada beberapa jenis pengusaha ikan lele
yang dilakukan yaitu pembesaran ikan lele dan penetasan lele. Kedua jenis usaha
ini sama-sama menguntungkan karena memeiliki kelebihannya masing –masing.
Berikut ini akan menjelaskan tentang kedua jenis usaha ikan lele tersebut.
Pembesaran Ikan lele
Bisnis ikan lele yang pertama adalah
pembesaran ikan lele dimana pengusaha yang melakukannya akan membeli lele
dengan harga semurah murahnya usia 2-3 minggu. Ukuran bibit lele yang
dibutuhkan adalah 5cm-10cm. Dari ukuran tersebut terlihat masih sangat kecil
dan nantinya akan dipindahkan pada kolam pembesaran. Setelah usia menginjak
umur 6 minggu atau 8 minggu baru bisa dipanen. Nantinya pengepul akan datang
dengan sendirinya untuk membeli hasl panen anda. Dari perhitungan sangat, bibit
yang anda dapatkan dengan harga 500 rupiah per ekornya bisa menjadi 4 ribu
rupiah per ekornya ketika masuk masa penen. Dari sinilah terlihat keuntungan
yang mengggiurkan dari pembesaran ikan lele ini. Beberapa pengepul sudah
memiliki usaha dalam memasarkannya sehingga tidak perlu mengurusinya karena
masing-masing sudah memiliki pasarnya sendiri.
Pembibitan ikan lele
Pembibitan ikan lele juga sangat
menguntungkan. Lele yang sudah cukup umur bisa angsung dikawinkan secara
natural, nantinya akan dipindahkan pada kolam telur yang sudah disiapkan
beberapa alatnya. Sabut kelapa atau daun pisang bisa di jadikan sebagai media
untuk telur agar menempel sehingga nantinya lele akan bertelur dengan
sendirinya. Dalam beberapa hari setelah bertelur tersebut akan muncul banyak
sekali butran halus yang berenang. Inilah bibit lele tersebut. Untuk memberi
makanannya menggunakan pakan ikan yang berbentuk serbuk. Nantinya ketika usia
sudah cukup bisa langsung dipindahkan ke kolam lain untuk melakukan pembesaran.
Dari sini terlihat mudah sekali karena pembibitan hanya perlu kesabaran dan
pengetahuan yang cukup agar dihasilkan bibit yang berkualitas. Nantinya ketika
sudah cukup umur dari lele tersebut bisa langsung dijual kepada peternak lele
pembesaran.
Lele memiliki jenisnya sendiri dan
memiliki karateristik dengan ketahanan yang berbeda-beda. Peluang usaha
peternakan lele dipilih karena lebih menguntungkan dalam waktu jangka pendek
dan jangka panjangnya. Untuk itu sangat perlu untuk mencoba megembangkan bisnis
budidaya ikan lele ini. Pengembangan budidaya ikan merupakan bagian integral
dari pembangunan perikanan yang pelaksanaan utamanya di arahkan untuk
masyarakat pedesaan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan dan taraf hidup
pembudidaya ikan, memperluas lapangan pekerjaan dan kesempatan berusaha
sekaligus usaha mengoptimalkan lahan sebagai usaha budidaya ikan.
Dari observasi yang saya dapatkan, di
Desa Adan Adan kebanyakan masyarakat hanya sekedar melakukan pembibitan dan
pembesaran ikan lele, alangkah lebih optimalnya jika di wilayah Desa Adan-Adan
ini diberikan penyuluhan atau sosialisasi dari dinas peternakan atau instansi
ataupun orang yang ahli dalam bidang ini, hal ini bertujuan untuk meningkatkan
pengetahuan dan kemampuan dalam mengembangkan teknik budidaya ikan lele,
sehingga dapat meningkakan produksi yang berpengaruh terhadap peningkatan
penghasilan keluarga serta tercapainya manfaat dalam penanggulagan pengangguran
dan peningkatan ekonomi pedesaan.
Dalam memasarakan benih ikan lele
masyarakat Desa Adan-Adan masih sederhana dan konvensional yaitu dengan cara
menunggu calon pembeli datang ke lokasi pembenihan atau pembesaran. Pada
umumnya setiap pembenih dan pembesaran sudah memiliki jaringan/ relasi dalam
memasarkan benih ikan lelenya. Dari sini mungkin perlu adanya pelatihan untuk
meningkatkan harga nilai jual ikan lele seperti membuat olahan dari ikan produk
olahan lele misalnya seperti produk abon lele, nuget ikan lele, kulit lele
goreng, serta kerupuk dan keripik lele dan lain lain, agar bisa meningkatkan
nilai jual dari kan lele itu sendiri.
Komentar
Posting Komentar