Resensi Surat Kecil Untuk Tuhan




Judul: Surat Kecil Untuk Tuhan
Penulis: Agnes Danovar
Penerbit: Inandra Diterbitkan
Jumlah Halaman: 228 Halaman + X Pages
Penerbit Tahun: 2008
ISBN: 978-979-18346-3-6
Agnes Davonar adalah seorang penulis yang karya-karya nya fenomenal dan selalu dijadikan best-seller adalah bukti dari popularitasnya.
Cerita yang menarik, lekat dengan kehidupan remaja, dan dikemas lewat bahasa yang santai dan mudah dimengerti menjadi ciri khas dari Agnes Davonar. Ketenaran dan popularitas semakin di raih ketika menerbitkan novel kedua yang berjudul "Surat Kecil untuk Tuhan" yang diangkat dari kisah nyata seorang perempuan penderita kanker jaringan lunak pada tahun 2008. Novel kedua itu berhasil menjadi novel best-seller di Indonesia, serta diterjemahkan ke dalam bahasa Cina, serta dipasarkan dan laris pula di Taiwan.
Gita Sesa Wanda Cantika, atau biasa dipanggil dengan Keke. Seseorang penderita Rabdosmiosarkoma atau kanker jaringan lunak pertama di Indonesia. Keke adalah seorang gadis remaja berusia 13 tahun yang terkena penyakit langka rabdosmiosarkoma. Dokter memvonis hidupnya tinggal 5 hari. Kanker jaringan lunak menggerogoti bagian wajahnya hingga tampak seperti monster.Walau dalam keadaan sulit, Keke terus berjuang untuk tetap hidup dan tetap bersekolah layaknya gadis normal lainnya.

Ayah Keke, Joddy Tri Aprianto berusaha keras untuk menyembuhkan anaknya dengan cara pengobatan alternatif, namun usaha tersebut tidak berhasil. Akhirnya Ayah Keke memutuskan agar Keke dikemoterapi. Dampak dari kemoterapi tersebut membuat rambutnya rontok. Perjuangan panjang keke dalam melawan kanker ternyata membuahkan hasil. Dalam jangka waktu 3 tahun ternyata kanker tersebut kambuh lagi. Kanker tersebut lebih ganas, sehingga kemoterapi tidak dapat menyembuhkannya. Akhirnya Keke dibawa ke Singapura,namun tidak ada hasil, Keke akhirnya pulang kembali ke Indonesia.
Dengan keadanya yang semakin parah Keke tetap semangat dalm menjalani aktivitasnya.Disaat kaki dan tangannya tidak dapat digerakkan Keke masih ikut menjaani ujian akhir disekolahnya.karena keadanya yang semakin memburuk akhirnya Keke dirawat di rumah sakit, keke mengalami koma selama 3 hari. disaat - saat terakhir dalam hidupnya keke menuliskan surat kecil kepada Tuhan. Dalam suratnya Keke berharap bahwa jangan ada lagi kesedihan di antara keluarganya dan semua orang.Akhirnya Keke meninggal dunia pada 25 desember 2006 tepat setelah ia menjalankan ibadah puasa dan idul fitri terakhir bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya, namun kisahnya menjadi abadi.
kelebihan dari novel tersebut adalah diadaptasi dari kisah nyata, novel ini dapat membuat pembaca larut dalam ceritanya, dan dilengkapi dengan foto perjuangan Keke dalam melawan penyakitnya dan foto keluarga beserta sahabat- sahabat Keke. Novel ini hampir tidak mempunyai kekurangan, Namun setiap karya manusia pasti memiliki kekurangan. Kekurangan dari novel ini adalah ada penulisan yang kurang menarik dan sulit dimengerti.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

analisis perekonomian kota gresik

Potensi Budidaya Ikan Lele di Kediri

Bersandar Di atas Balai dari Emas